Bawa Cinta Dari Manado Karena Atambua Juga Indonesia


Prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 712/Wiratama sedang mendongeng untuk anak-anak sekolah di Atambua.

Prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 712/Wiratama sedang mendongeng untuk anak-anak sekolah di Atambua.

Batasnegeri.com: Tekad Yonif Raider 712/Wiratama yang sedang menjalani tugas negara yakni menjaga penjagaan RI-RDTL untuk melayani dengan hati dibuktikan dengan banyaknya hal mengharukan yang mereka lewati bersama warga di perbatasan Indonesia dan Timor Leste tersebut.

Persiapan yang dilakukan sebelum menjalankan tugas, seperti mempelajari geografis, teritorial dan budaya daerah tersebut, belajar mendongeng untuk menunjang dunia pendidikan dan meningkatkan keahlian di bidang kesehatan dimanfaatkan dengan maksimal oleh para prajurit saat bertugas.

Para raider pun berhasil menunjukkan cintanya bagi anak-anak dan seluruh warga yang ada di Kecamatan Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan membaur bersama warga dalam berbagai kesempatan.

Gaharnya prajurit raider tertutupi oleh tawa anak-anak sekolah yang mendengar cerita dongeng lengkap dengan alat peraga berupa boneka yang dibuat sendiri oleh para raider, sehingga membuat proses belajar mengajar menjadi lebih menyengangkan dan anak-anak dapat semakin giat belajar, namun tetap tegas saat menegakkan aturan dan hukum Indonesia di daerah perbatasan.

Hal tersebut disampaikan oleh para prajurit raider yang turun langsung ke lapangan dan dibenarkan oleh Komandan Batalyon Infanteri (Danyon) Raider 712/Wiratama Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan SE.

“Tekad kami dari Manado adalah melayani dengan hati warga yang ada di perbatasan Indonesia-Timor Leste ini. Sejak dari Manado kami sudah mempersiapkan semuanya dengan matang, sehingga disini kami menikmati tugas kami dan menjalaninya dengan penuh tanggungjawab demi nama baik satuan dan demi Indonesia. Untuk itu, dukungan semua pihak sangat kami butuhkan,” ujar Letkol Elvino.

Selain menjadi pendongeng dan memainkan trik sulap untuk membuat anak-anak semangat belajar, para raider juga melakukan pengobatan gratis dari rumah ke rumah untuk warga, membantu warga memaksimalkan lahan yang ada untuk dipakai berkebun dan melatih warga membuat kerajinan tangan agar dapat membantu perekonomian warga, serta banyak lagi hal lainnya.

Apa yang dilakukan oleh para raider ini sesuai dengan amanat Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito yang memberi dukungan kepada para prajurit untuk dapat menjalankan tugas dengan baik terlebih menjalin kekerabatan dengan warga di daerah yang pernah menjadi wilayah kepemimpinannya tersebut dengan penuh cinta karena mereka telah berkorban banyak karena kecintaannya kepada Indonesia.

“Perlakukan mereka dengan sebaik mungkin. Jalankan tugas dengan penuh tanggungjawab. Mereka adalah saudara kita karena mereka juga Indonesia,” kata Ganip.

Sumber : beritamanado.com

Leave a Comment

*